Guru SMP hidupi 33 yatim
GURU SMP Menghidupi 33 Anak Tak Mampu
Dra. Rr. Endar Jekti Mumpuni (Guru SMPN 32 Jl. A. Yani no. 6-8 Surabaya)
Bukan kebetulan tanggal lahir yang sama, 21 April, semangat dan dedikasi dalam dunia pendidikannya pun serupa RA. Kartini perempuan asal Jepara, Jawa Tengah ini bukan hanya menjadi istri seorang adipati, juga guru bangsa yang mewariskan semangat belajar tinggi untuk kaumnya. Ini pula yang terjadi pada Dra. Rr. Endar Jekti Mumpuni, seorang guru pengajar Pendidikan Kewarganegaraan SMP Negeri 32 Surabaya, sekaligus pengasuh Panti Asuhan Al Mu’min di Wisma Lidah Kulon Blok B 125 Surabaya Barat.
Dunia sosial bukan hal baru bagi Endar, begitu perempuan yang memiliki 33 anak angkat dan 3 anak kandung ini disapa. Sebelum menikah dengan suaminya HR. Abdussomad Suryanto, 1988, ia telah menjadi ibu bagi 9 anak yatim dan kurang mampu. Kala itu ia, seorang guru di sebuah Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri Labang Bangkalan Madura. Mas’ud seorang siswa yang memiliki dedikasi cukup baik jarang terlihat di sekolah. Setelah ditelisik bocah itu tidak datang setiap pagi karena harus bekerja untuk menopang hidup keluarganya, sekaligus biaya sekolah.
Saat itulah naluri sebagai ibu yang juga pengajar menyergapnya, ia pun memutuskan membiayai pendidikan Mas’ud hingga tamat. Setelah itu bergelombang anak-anak kurang mampu mendatanginya, sampai 9 orang jumlahnya. Bukan perkara mudah membiayai bocah-bocah itu seorang diri. Untuk menutup pengeluaran anak-anaknya yang tidak sedikit ia pun mengajar di sejumlah sekolah swasta.
Sampai SK mutasi pegawai negeri sipil 1991 dikantongi dan ia ditugaskan di Surabaya. Di Surabaya ia pun melihat begitu banyak anak yang memiliki semangat belajar namun tidak memiliki biaya. Bersama Suryanto, ia pun menampung bocah-bocah itu dalam 2 bilik kamar rumah kontrakannya. Sebuah kamar untuk anak perempuan, untuknya dan anak-anak berusia balita, serta ruang tengah dan ruang tamu disulap menjadi ruang tidur terbuka bagi anak laki-laki yang menginjak remaja.
Semakin banyak anak asuhnya semakin besar pula tanggung jawabnya sebagai ibu yang dituntut harus adil. Menghilangkan perbedaan dan rasa cemburu, berbagi kasih dilakukan tanpa membeda-bedakan mereka. Baik anak kandung maupun anak angkat. Ia membiasakan anak-anaknya berbaur dan tidur bersama anak asuhnya. Dengan begitu ia menunjukkan tidak ada perlakuan istimewa pada anak kandung.
Setiap malam sebelum memejamkan mata, penggemar tembang ‘Bukan Kolam Susu’ karya Koes Plus memiliki tugas tanggung wajib, ngeloni anak-anak yang masih balita. Begitu pula dengan Suryanto, ia menemani bocah laki-laki yang tidur bersamanya. Melalui cara ini bocah yang tidak berayah-ibu diharapakan bisa merasakan kasih sayang orang tua.
Kedekatan ini membuat keluarga besar mereka seperti keluarga sendiri. Waktu anak-anaknya duduk di bangku SD, banyaknya jumlah saudara dalam keluarga membuat mereka bingung bila ditanya oleh guru dan teman sekolah, berapa kakak dan adiknya. Sebab jumlah keluarganya terus bertambah setiap saat. Tetapi semua ini bukan menjadi perkara rumit setelah diberi pengertian. Di kemudian hari, kebingungan ketiga putranya Mas Surya Rumeksa Negara (19), Mas Danar Tetuka Kalimasada (17) dan Mas DInar Angkawijaya Kalimasada (17) menjadi cerita tersendiri untuk dikenang.
Mengurus begitu banyak anak dengan bermacam karakter yang berbeda memiliki bermacam cerita sedih maupun bahagia. Tetapi ia mengaku kisah bahagia lebih mendominasi hari-harinya sepulang mengajar pelajaran PKN di sekolah. Senyum yang mengembang dari bibir bocah-bocah itu menurutnya menjadi obat tersendiri bagi mantan anggota pencinta alam Boogie ini.
Hingga kini setelah 23 tahun menjadi ibu bagi begitu banyak anak, ia mengaku tidak menyesal. Bahkan ia ingin berbuat lebih banyak lagi untuk mencerdaskan anak-anak negeri membangun bangsa. Sesuai dengan motto hidupnya: “Hidup harus bermanfaat bagi diri sendiri dan bagi orang lain”.
DATA DIRI:
Nama
Dra. Rr. Endar Jekti Mumpuni
Nama Panggilan
Endar
Tempat tanggal lahir
Surabaya, 21 April 1960
Rumah
Panti Asuhan Al Mu’min
Wisma Lidah Kulon Blok B 125 Surabaya
Kantor
SMP Negeri 32 Surabaya
Jl. A. Yani 6-8 Surabaya
Telepon
031 752 6153
Suami
H. R. Abdussomad Suryanto
Anak
- Mas Surya Rumeksa Negara (19)
- Mas Danar Tetuka Kalimasada (17)
- Mas Dinar Angkawijaya Kalimasada (17)
Pendidikan terakhir
IKIP PGRI Surabaya
Pekerjaan terakhir
Guru SMP Negeri 32 Surabaya
Riwayat organisasi
- Panti Asuhan Al Mu’min Surabaya
- Persatuan Guru Republik Indonesia
- Ketua PKK RT Wisma Lidah Kulon
Penghargaan
- Penghargaan Koalisi Perempuan Indonesia (2007)


